Unit Link Sebagai Salah Satu Bentuk Investasi

Bagi sebagian orang, menabung adalah penting. Karena banyak dari kebutuhan adalah bersifat jangka panjang. Sekolah, menikah, memiliki usaha, membangun rumah, naik haji, adalah salah satu tujuan jangka panjang yang umumnya dipersiapkan dengan cara menabung.

Umumnya, banyak orang menabung di Bank. Untuk tujuan jangka pendek dan dana taktis, bank adalah tempat yang ideal untuk menyimpan uang. Tapi imbal hasil tabungan, bagi hasil, bunga, or whatever, nilainya tidak signifikan. Kalau kita sempat amati tarif bunga tabungan di Bank, mungkin kita baru sadar, ternyata “cuma segitu” hasilnya. Bahkan untuk nilai dibawah Rp. 2 juta (untuk beberapa bank) bunganya adalah 0%. Rp. 2 – 5 juta berbunga 2 – 4%. Jika dana yang kita miliki cukup besar, ya cukuplah bank memberikan kita dengan bunga 6% maksimum saat ini.

Dengan tingkat bunga bank saat ini, belum lagi dipotong biaya bulanan dan pajak, tentunya tidak sebanding dengan nilai inflasi. anggaplah inflasi di kisaran 8%, sedangkan tabungan kita berbunga paling bagus 6%, berarti nilai uang kita berkurang 2% ditahun berikutnya.

Saat ini banyak orang mencari alternatif penyimpanan dana dengan hasil yang lebih baik selain bank. Itu sebabnya “Koperasi Langit Biru” dan banyak perusahaan money game berkedok perusahaan investasi kebanjiran dana masyarakat. Tapi ada satu bentuk investasi yang lebih menguntungkan dibanding bank, yaitu Unit Link. Tapi binatang apakah itu unit link?

Unit link adalah bentuk investasi yang dikaitkan dengan proteksi atau asuransi. Dana masyarakat yang terkumpul dikelola oleh manager investasi yang mengelola  portofolio investasi. Umumya dana yang dikelola ditempatkan dalam berbagai instrumen investasi seperti: Equity (Saham), obligasi, dan pasar uang. Untuk Unit Link berbasis syariah, penempatan dananya disesuaikan dengan konsep syariah, termasuk pemilihan saham haruslah perusahaan yang tidak bertentangan dengan syariah.

Mengapa Unit Link Booming di Indonesia?

Unit Link saat ini menarik karena imbal hasil yang relatif tinggi terutama untuk penempatan jangka panjang. Dari data laporan tahunan Prulink 2010, hasil investasi Prulink Rupiah Eqity Fund mencapai 43,93% dan Syariah Rupiah Equity Fund mencapai 27,21%. Bandingkan jika penempatan dana dilakukan di bank.

Tips & Trick dalam membeli Unit Link

Nah, yang ini yang paling penting jika kita memutuskan untuk berinvestasi di unit link. Namun kita akan bahas setelah jeda iklan berikut 🙂

Salam,

Asep Awaludin | Financial Planner

aawaludin@gmail.com

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s