Lebih Jauh Tentang Unit Link

images

Tulisan ini adalah kelanjutan dari tulisan sebelumnya Unit Link Sebagai Salah Satu Bentuk Investasi. Pemahaman yang wajib diketahui bagi pelaku bisnis financial dan masyarakat umum yang mencari alternatif investasi diluar Bank.

Untuk mendapatkan pemahaman mengenai Unit Link, sebaiknya kita mengenal lebih jauh mengenai Saham, dan Reksadana sebagai fundamental dari Unit Link.

1. Saham

Berinvestasi di instrumen investasi saham berarti investor membeli saham secara individual melalui perusahaan sekuritas. Contoh saham yang diperdagangkan misalnya: INDF, BBCA, JSMR, TLKM, dll.

Berinvestasi di saham memiliki resiko yang tinggi dan karenanya tidak disarankan untuk investasi jangka pendek (1 – 5 tahun). Pergerakan harganya ditentukan oleh supply dan demand dari saham tersebut. Supply & demand ini tentunya dipengaruhi oleh kondisi fundamental perusahaan, ekonomi yang terkait sektor perusahaan dan kondisi ekonomi makro. Semakin tinggi permintaan akan suatu saham tentunya akan membuat peningkatan harga saham tersebut, dan demikian sebaliknya.

2. Reksadana

Reksadana adalah instrumen investasi yang merupakan gabungan (portofolio) dan beberapa instrumen investasi lainnya yang dikelola oleh manager investasi. Reksadana Saham berarti Reksadana yang memiliki portofolio (gabungan) saham yang dipilih secara selektif dan dikelola oleh Manajer Investasi. Pergerakan nilai unitnya ditentukan oleh Nilai Aktiva Bersih gabungan saham yang ada didalamnya, dan bukan atas demand & supply atas reksadana tersebut.

Reksadana menerapkan prinsip investasi “Dont put your egg on one basket”, atau jangan letakan seluruh uangmu dalam 1 jenis investasi saja. Karenanya dalam Reksadana, investasi yang ada di kelola dalam portofolio yang terdiri dari beragam saham pilihan atau jenis investasi lainnya. Resiko reksadana tentu lebih rendah dibandingkan  jika berinvestasi secara individual. Tetapi resiko keseluruhan dari reksadana tersebut adalah sesuai dengan jenis reksadana yang dipilih.

3. Unit Link

Secara konsep, Unit Link berarti Unit investasi yang terkait dengan asuransi. Secara umum ia adalah Reksadana + Asuransi. Resiko, pergerakan harga unit dan Jenis-jenisnya adalah sama seperti Reksadana. Yang perlu diingat, Unit Link adalah portofolio investasi. Pergerakan harganya ditentukan oleh kinerja dari masing2 instrumen investasi yang ada didalamnya.

Dalam kondisi saat ini, Unit Link menjadi gabungan investasi dengan proteksi Uang Pertanggungan Jiwa dan proteksi lainnya (kesehatan kecelakaan, sakit kritis, dll).

So, Sebaiknya dimanakah harus menabung? Apa jenis Reksadana / Unit Link? Simpan pertanyaan itu, karena kita akan bahas setelah klik iklan berikut ini. 🙂

Salam,

Asep Awaludin | Independent Financial Planner

aawaludin@gmail.com | 08989360009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s